Ubiquiti AirOS v.5.5.1


Hi guys,
A quick update…

After discussing with our compliance team, we’ve decided to revert the changes that automatically enable DFS for countries that don’t require it and re-release the firmware with the DFS checkbox available for those countries.

We removed the v5.5.1 release temporarily and will release v5.5.2 ASAP.

Sorry for the confusion and delay,
-Matt

Jadi intinya masih terdapat bug pada versi 5.5.1, mereka akan mengupdate lagi ke versi 5.5.2, entah kapan…

Bug terdapat pada Country setting, bagi yang ingin coba bisa download disini

MikroTik v5.18 Crack


Yang mau coba MikroTik Ver 5.18 crack version silahkan download disini

1. Extact dulu file isonya untuk mengambil folder KEY yang berada didalam file iso.
2. Kemudian burning file iso tersebut.
3. Install seperti biasa.
4. Paste lisensi key nya.

Sudah saya coba di VMware dan mesin x86.
Jangan salahkan saya kalau nanti anda upgrade versi terbaru dan ternyata key nya sudah di blacklist.
Gunakan hanya untuk belajar, jangan digunakan untuk mencari uang.
Selalu gunakan yang ORIGINAL kalau memang untuk keperluan bisnis.

Selamat Mencoba.

 

Grounding System Untuk WiFi


Artikel ini saya ambil dari Speedy Wiki.

Pada dasarnya ada tiga (3) jenis grounding system, yaitu:

Safety ground, ini untuk daya listrik berteganggan tinggi (PLN)
Lightning ground, ini untuk menyalurkan petir ke tanah.
RF ground, ini untuk grounding sinyal RF (radio).

Yang kita perlukan dalam operasional WLAN adalah Lightning Ground dan RF Ground, kedua-nya harus diletakan pada tempat yang terpisah, jangan di jadikan satu.

RF Grounding system terutama dibutuhkan untuk antenna omnidirectional atau [antena sectoral]]. Untuk antenna directional biasanya tidak dibutuhkan, karena salah satu bagian dari antenna directional telah menjadi RF ground itu sendiri. RF ground dapat dibuat dari beberapa kabel radial di tanah yang di sambungkan ke ground coax.

Lightning Ground secara detail dapat dilihat di http://www.arrl.org/tis/info/lightning.html. Beberapa rekan biasanya menggunakan air di sumur bor sebagai ground yang baik. Intinya, kita harus menyediakan tempat dengan resistansi yang paling rendah bagi petir agar masuk ke jalur yang kita sediakan. Tentunya dengan adanya lightning ground ini maka diperlukan peralatan anti-petir di hubungkan ke kabel coax yang kita gunakan agar bisa menyalurkan petir ke lightning ground.

Tampak pada gambar adalah sistem grounding yang biasa digunakan. Sebuah pipa 2.5 meter yang dimasukan ke tanah dapat menjadi ground. Berbagai detail asesori grounding & instalasi di perlihatkan pada gambar dari http://www.glenmartin.com/catalog/lighting.htm.

Rute kabel ground yang terbaik adalah sependek mungkin dengan kabel selebar mungkin dari antenna ke pipa ground. Peralatan proteksi petir yang ada juga perlu di ground.

Sebuah pipa 2.5-meter biasanya digunakan sebagai ground. Beberapa teman biasanya membor sampai mencapai air tanah, dan memasukan kabel dan pipa sampai menyentuh air tanah tersebut.

Salah satu masalah utama dari sistem grounding adalah resistansi akan naik bersama waktu. Beberapa teman biasanya meletakan pupuk urea untuk menurunkan resistansi tanah. Kalau yang cukup tega, kadangkala teknik primitif yang bisa dilakukan adalah “mengencingi” (maaf) wilayah tempat ground tersebut!

Video Tutorial Instalasi Mikrotik dengan Netinstall


Berikut video panduan cara install MikroTik melalui Netinstall.
Video ini dibuat oleh temen-temen mikrotik.co.id

Mikrotik v3.20 crack


Update 13 April 2011

credit to uploader & temen2 forum mikrotik,
tested by chepoek.

gw coba di DOM & VMware berhasil
pake lisensi yang lv6 dan lv4

Alat dan Bahan:
Marlboro merah –> jelas 😆
Torabika cappuccino –> pasti
Obat nyamuk –> cz dsini banyak nyamuk xixixixiiii…..

1. donwload filenya: http://bit.ly/gFIBpR
2. install mikrotik seperti biasa, install ROS ver 2.9.51
3. ekstrak file hasil downloadnya, didalamnya ada gambar+petunjuknya
4. copy file softwareID crack.v1.1.npk ke mikrotik ROS (via Winbox/FTP/WinSCP)
5. reboot mikrotik supaya “softwareID crack” terinstall secara otomatis
6. setelah reboot, buka terminal mikrotik
7. ketik “mikrotik” (tanpa tanda kutip)
8. ketik “generate” (tanpa tanda kutip) dan tunggu 10-30 menit
9. biasanya Software ID muncul pertama kali lv.6 dalam 10 menit pertama.
cocokkan hasil software id dengan daftar yang ada dibawah.

10.klo berhasil tar ada tulisan Software IDnya berubah
11.jika ada yang lv.6 langsung reboot mikrotiknya, kalo diterusin nanti akan ganti generate lv.5 secara otomatis.
12.setelah reboot masuk mikrotik lewat winbox, masukkan key sesuai dengan software id yang di dapet dari generate tadi.
di menu winbox buka System > License, lalu paste key yang ada dalam daftar dibawah.

13. upgrade ke versi 3xx ( gw upgrade ke 3.20)
tutorial upgrade:
download package disini http://bit.ly/fd1Ql8
copy file tersebut ke mikrotik (via Winbox/FTP/WinSCP)
reboot mikrotik.

14. Berhasil (jangan upgrade ver 3.20 keatas, karna key’nya udah di ban ama mikrotik)

15. klo poin 7 ga berhasil ganti commandnya
mikrotik [enter, lalu] hdb
mikrotik [enter, lalu] hdc
mikrotik [enter, lalu] hdd
mikrotik [enter, lalu] sda
mikrotik [enter, lalu] sdb
mikrotik [enter, lalu] sdc

klo masih gagal coba pindahin Harddisknya dari master ke slave /
primary ke secondary

16. kalo pengan langsung dapet lv.6 pakai command ini:
mikrotik L6hda
atau tekan TAB setelah eksekusi command >mikrotik
disitu akan tampil aneka command generate.

link file:
My 4shared: http://www.4shared.com/dir/Ho_XuJn1/mikrotik.html
All package mikrotik: http://bit.ly/h6lT88
Atau disini: http://bit.ly/eWO23p
mikrotik v2.9.51 iso: http://bit.ly/houlhz
update package ver 3.20: http://bit.ly/fd1Ql8
Software ID Crack: http://bit.ly/gFIBpR
________________________________________________________

berikut daftar hasil key berdasarkan generate key:

Level 6 Keys

798Y-K0N
—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
rVV1e2RYxT/OM9SZe9OK/0ij55RlWZIYLLmF2DCnMYlo
RbZUCWy+9YIVHRJuVgb9asNXHTAQ/IcHYiQrpBXvvA==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

AK73-PET
—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
x+QmBpjxS9quN4UyI2tP2AdybCYZdYWDpKhnkmVWmBZf
31hfbRA2X7ncrHoUI3yAjl6H6ZLwSJKiHXSf6bJAiD==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

NNFT-86N
—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
QcmFFDMuzh87/l2ngPSvD513huBKwgOLXu5tL8yhqPEl
Jns9gKAjxuZ6/Uy9YVFW09riSb1jrvZ7g0uSTVQkhC==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

Level 5 Keys

FAVD-NFT

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
ZkjCGcuTi8FWBkMTzD9ZAG9QOnjtEPjKTUckhnhEaZ54
oefDJdAvXP26qVQyTHaxFhB40iNMOI18ThwEuVkO1D==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

LF15-2JT

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
EquSZBusmZSjWg4+6PY7hxPn6HerKbQPDqhO0HY7dZm9
YMwecIIvf1ezBnQS3LBCG0ZLlnO/sloSUqlInguwPC==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

UNXC-ELT

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
lZDo1eSf3egdI/T2hY8fY8OygIZ+UJucjVfOS2+CY+RT
McnWOukAdhiQj5HlNLr7+jUlVoEqlqvgACA5X2qbLD==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

VY3P-XNN

—–BEGIN MIKROTIK SOFTWARE KEY————
kIv65f9YRZE4Q22rtFScDxPT6pji+AT+BYlatE3WAqui
k1jbsrE7vxcoXQc3WjSzz6gQ9NHIPRzRxg2X6dtQ4A==
—–END MIKROTIK SOFTWARE KEY————–

Memanfaatkan bekas antena Astro / Indovision untuk WiFi


Antena ASTRO Holic

Disini kita memanfaatkan sebuah Disc ASTRO yang sudah ga dipakai lagi, daripada kebuang sia-sia mendingan kita pakai buat antena WiFi.
Kita siapkan bahan-bahan dulu…..
Bahan yang dibutuhkan adalah:

1. Pipa PVC ukuran 3”, panjang 24cm
2. Tutup pralon / dop pipa ukuran 3” 2buah
3. Tutup pralon / dop pipa ukuran 1” 1buah
4. Mur Baut panjang 2cm
5. Alumunium foil
6. USB WiFi
7. Kabel UTP panjang max 15 Meter
8. Kabel sambungan USB
Bahan yang utama untuk membuat Antena adalah poin 1 – 6, jika sudah mempunyai kabel perpanjangan USB tidak perlu menyiapkan poin 7 & 8.

Langsung aja kita praktek……

a. Ambil dop pipa ukuran 3” & 1”, kita lubang pas ditengah seukuran baut yg sudah kita siapkan. Lalu kita tempelkan secara berlawanan & baut kencang kedua dop pipa tersebut.

DOP tutup pralon

b. Lapisi bagian dalam dop ukuran 3” dengan alumunium foil.

c. Selanjutnya ambil pralon pvc 3”, lubangi seukuran slot USB untuk memasukkan USB
WiFinya, ukuran 5cm dari bibir pralon. Dan buat garis 19cm dari bibir tersebut untuk
area alumunium foil. Dan jangan lupa lapisi bagian luar pralon dengan Alumunium foil.

d. Masukkan USB WiFinya kedalam pralon lalu tutup dengan dop yang telah kita buat tadi. Dop yang ada lapisan alumunium foilnya pasang di sebelah paling dekat dengan lubang USB. Ingat!! Dop paling ujung jangan dilapisi alumunium…..

e. Pasang rangkaian pralon tadi pada tangkai antena ASTRO yang telah kita siapkan.

Selesai sudah prakaria kita, saatnya ujicoba scan sinyal dengan software “Network Stumbler”.



Hasil dari scan sinyal……

Nah selamat berkarya, kalo ada yang bisa bikin lebih sensitif lagi silahkan di share…
Kita kembangkan cara ini, siapa tau bisa ngalahin antena GRID pabrikan hehehehehee…

foto lebih komplit ada disini

The Bullet from Ubiquiti Network


Sungguh berita baru….

UBNT atau yang lebih dikenal dengan Ubiquiti Network (bagi yang bermain di dunia wireless networking tentunya tidaklah asing) mengeluarkan produk baru mereka, lebih simpe, kecil, ringan, dan powerfull. Untuk firmware AirOS yang selalu jadi andalan.

Ini situs resminya http://www.ubnt.com/products/bullet.php

datasheet :

  • Processor Specs : Atheros MIPS 4KC, 180MHz
  • Memory Information : 16MB SDRAM, 4MB Flash
  • Networking Interface : 1 X 10/100 BASE-TX (Cat. 5, RJ-45) Ethernet Interface
  • Approvals : FCC Part 15.247, IC RS210
  • RoHS Compliance : YES
  • Max TX Power : Up to 1000mW
  • Power Method : Passive Power over Ethernet (pairs 4,5+; 7,8 return)
  • Operating Temperature : -30C to +75C
  • Weight : 0.18 kg

Woooowww….. Up To 1000mW, berati nyampai sekitar 1Watt dwonk. Menurut isunya barang ini di klaim seharga $39 USD, kalikan aja ama kurs dollar kita. Gak lama lagi bakal masuk pasaran indonesia kok, tenang aja and sabar nunggu.

Load Balancing Mikrotik with 2 Line Speedy


Berikut scripting Load Balancing dengan konfigurasi 2 Line Speedy untuk Mikrotik versi 2.9.27

Sesuaikan IP masing-masing interface menurut network kalian.

/ ip address
add address=192.168.0.10/24 network=192.168.0.0 broadcast=192.168.0.255 \
interface=local comment=”” disabled=no
add address=192.168.1.10/24 network=192.168.1.0 broadcast=192.168.1.255 \
interface=”Speedy 1″ comment=”” disabled=no
add address=192.168.2.10/24 network=192.168.2.0 broadcast=192.168.2.255 \
interface=”Speedy 2″ comment=”” disabled=no

/ ip firewall mangle

add chain=prerouting in-interface=local connection-state=new nth=1,1,0 \
action=mark-connection new-connection-mark=speedy1 passthrough=yes \
comment=”Load Balancing Client” disabled=no
add chain=prerouting in-interface=local connection-mark=speedy1 \
action=mark-routing new-routing-mark=speedy1 passthrough=no comment=”” \
disabled=no
add chain=prerouting in-interface=local connection-state=new nth=1,1,1 \
action=mark-connection new-connection-mark=speedy2 passthrough=yes \
comment=”” disabled=no
add chain=prerouting in-interface=local connection-mark=speedy2 \
action=mark-routing new-routing-mark=speedy2 passthrough=no comment=”” \
disabled=no

/ ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=”Speedy 1″ action=masquerade comment=”” \
disabled=no
add chain=srcnat out-interface=”Speedy 2″ action=masquerade comment=”” \
disabled=no

/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.254 scope=255 target-scope=10 \
routing-mark=speedy1 comment=”” disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.254 scope=255 target-scope=10 \
routing-mark=speedy2 comment=”” disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.254 scope=255 target-scope=10 \
comment=”primary connection” disabled=no